Kamis, 25 Februari 2010

Bahasa Indonesia2 (Tulisan 2)

BISNIS CLOTHING DI INDONESIA

Bisnis clothing di indonesiasudah merajalela dikota-kota besar seperti jakarta, bandung, yogyakarta, surabaya dan medan dengan kualitas yang bagus. salah satu contoh bisnis clothing di indonesia adalah usaha distro yang sudah booming pada tahun 2000an yang mengutamakan desain-desain berkualitas dan sangat kreatif. produk-produk yang dibuat oleh distro biasanya seperti baju, dress, tas, sepatu, aksesoris dan lain-lain yang menarik terutama menarik minat dan memenuhi kebutuhan remaja di indonesia yang terkenal gaul. dengan memperluas pasar dan kebutuhan remaja di indonesia distro ada dimana-mana sampai dengan mendirikan cabang.

Bahasa Indonesia2 (Tulisan 1)

TIPS CARA MENCUCI SEPATU MAD CULTURE


1. rendam sepatu sekitar 10 menit dengan menggunakan pembersih atau sabun pencuci piring hingga kotoran terangkat semua
2. gosok sisi-sisi sepatu dengan menggunakan spons atau kain flanel secara merata dari atas sampai bawah
3. lalu bilas sepatu hingga bersih sambil digosok-gosok dengan tangan sehingga tidak mengeluarkan busa
4. jemur ditempat banyak angin dan tidak terlalu terkena terik matahari
5. setelah kering bisa disemprot dengan pewangi sepatu dan diangin-anginkan sebentar
6. lalu siap dipakai

Bahasa Indonesia2 (Tugas 3)

PENALARAN


Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera(observasi empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi– proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar.

Dalam penalaran, proposisi yang dijadikan dasar penyimpulan disebut dengan premis(antesedens) dan hasil kesimpulannya disebut dengan konklusi(consequence).

Hubungan antara premis dan konklusi disebut konsekuensi.


Metode dalam menalar

Ada dua jenis metode dalam menalar yaitu induktif dan deduktif.

Metode induktif

Metode berpikir induktif adalah metode yang digunakan dalam berpikir dengan bertolak dari hal-hal khusus ke umum. Hukum yang disimpulkan difenomena yang diselidiki berlaku bagi fenomena sejenis yang belum diteliti. Generalisasi adalah bentuk dari metode berpikir induktif.

Metode deduktif

Metode berpikir deduktif adalah metode berpikir yang menerapkan hal-hal yang umum terlebih dahulu untuk seterusnya dihubungkan dalam bagian-bagiannya yang khusus. Contoh: Masyarakat Indonesia konsumtif (umum) dikarenakan adanya perubahan arti sebuah kesuksesan (khusus) dan kegiatan imitasi (khusus) dari media-media hiburan yang menampilkan gaya hidup konsumtif sebagai prestasi sosial dan penanda status sosial.

Konsep dan simbol dalam penalaran

Penalaran juga merupakan aktivitas pikiran yang abstrak, untuk mewujudkannya diperlukan simbol. Simbol atau lambang yang digunakan dalam penalaran berbentuk bahasa, sehingga wujud penalaran akan akan berupa argumen. Kesimpulannya adalah pernyataan atau konsep adalah abstrak dengan simbol berupa kata, sedangkan untuk proposisi simbol yang digunakan adalah kalimat (kalimat berita) dan penalaran menggunakan simbol berupa argumen. Argumenlah yang dapat menentukan kebenaran konklusi dari premis. Berdasarkan paparan di atas jelas bahwa tiga bentuk pemikiran manusia adalah aktivitas berpikir yang saling berkait. Tidak ada ada proposisi tanpa pengertian dan tidak akan ada penalaran tanpa proposisi. Bersama – sama dengan terbentuknya pengertian perluasannya akan terbentuk pula proposisi dan dari proposisi akan digunakan sebagai premis bagi penalaran. Atau dapat juga dikatakan untuk menalar dibutuhkan proposisi sedangkan proposisi merupakan hasil dari rangkaian pengertian.

Syarat-syarat kebenaran dalam penalaran

Jika seseorang melakukan penalaran, maksudnya tentu adalah untuk menemukan kebenaran. Kebenaran dapat dicapai jika syarat – syarat dalam menalar dapat dipenuhi.

  • Suatu penalaran bertolak dari pengetahuan yang sudah dimiliki seseorang akan sesuatu yang memang benar atau sesuatu yang memang salah.
  • Dalam penalaran, pengetahuan yang dijadikan dasar konklusi adalah premis. Jadi semua premis harus benar. Benar di sini harus meliputi sesuatu yang benar secara formal maupun material. Formal berarti penalaran memiliki bentuk yang tepat, diturunkan dari aturan – aturan berpikir yang tepat sedangkan material berarti isi atau bahan yang dijadikan sebagai premis tepat.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Penalaran


Bahasa Indonesia2 (Tugas 2)

BIOGRAFI

Nama lengkap saya Eka Fitriyani biasa dipanggil Mbot. Saya lahir dikota bantul Yogyakarta pada tanggal 21 Mei1988, tepatny dijam 22.45menit, dengan berat badan 2,9 kilogram,dengan panjang 42cm. Saya anak dari pasangan Bapak Ngatidjo Engkeng dan Ibu Siti Jumiyati. Saat TK saya sekolah di TK MASITOH jogjakarta, lalu SD saya di SD Impres jogyakarta sampai kelas 2 saja, lalu saya lanjutkan di SD 03 cipedak jakarta, SMP saya di 253 jakarta, SMA sayadi SMA 17 Agustus tebet jakarta, dan saatn ini saya tercatat sebagai mahasiswa di Universitas Gunadarma Depok, fakultas ekonomi jurusan manajemen dengan jenjang strata 1. hobi saya nonton konser musik dan masak.

tentang saya:
Sayang ibu bapak, gaya hidup independent,BOOT,ROCK,JOLIN JOPLIN,JOHN LENNON,MAD CULTURE,FLANEL,MOTOR MATIC,GENDUT,BUTEL,KRIBO,HITAM
.

Bahasa Indonesia2 (Tugas 1)

1. Mengapa saya harus belajar Bahasa Indonesia?

karena saya sebagai orang indonesia harus mengetahui lebih banyak tentang bahasa indonesia yang baik dan benar,serta dengan belajar bahasa indonesia saya dapat memperkaya kosa kata yang sudah saya miliki. selain itu dapat menambah rasa nasionalisme dan jika bahasa indonesia yang saya miliki sudah benar dapat membantu saya dalam mempelajari bahasa lain seperti bahasa inggris.